Magelang (ANTARA News)
– Mobil warna putih belum bernomor polisi yang dikemudikan Ketua Umum
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin melaju pelan meninggalkan
kompleks Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Borobudur menuju jalan raya.
Sejumlah mobil baru lain, seperti mini truk, ambulan, dan mobil
usaha mengikuti di belakangnya menyusuri jalan raya di wilayah kota
Kecamatan Borobudur dan Mungkid.
Arak-arakan mobil baru berbagai jenis tersebut berlangsung saat peluncuran dan test drive mobil Esemka Sang Surya karya para siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Yitno mengatakan, pada
peluncuran mobil Esemka Sang Surya ini dipamerkan delapan mobil hasil
karya para siswa, antara lain mobil ambulan, mobil usaha, SUV Esemka, double cabin, dan mini truk.
Ia mengatakan, dari sejumlah mobil tersebut ada yang berupa
karya karoseri, mengubah bentuk, tetapi ada yang membuat dari komponen
bodi termasuk pembuatan casis.
“Pembuatan mini truk 90 persen dari bahan lokal, termasuk untuk
casis kami membuat sendiri secara manual dengan pendampingan dari
Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),” katanya.
Ia mengatakan, pembuatan mini truk dari nol yang sebelumnya telah dilakukan riset dari UMS.
Yitno mengatakan, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur merupakan salah
satu dari 32 SMK di Tanah Air yang dipercaya Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan untuk mulai membuat mobil nasional (mobnas).
“Program mobnas ini sebagai proses pembelajaran siswa untuk perakitan, pembuatan komponen, dan membuat mobil,” katanya.
Ia mengatakan, sejak 2008 SMK Muhammadiyah 2 Borobudur telah
membantu masyarakat dalam karoseri, antara lain membuat karoseri bus
Kampus UMS.
“Saat ini kami sedang menyelesaikan bus panggung, yang baru
pertama dan satu-satunya bus panggung di Indonesia pesanan dari tiga
sekolah seni, yakni Yogyakarta, Bandung, dan surakarta,” katanya. Di
Kabupaten Magelang terdapat 34 SMK dengan 14 SMK di antaranya membuka
jurusan otomotif.
Pada peluncuran mobil tersebut, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur
mendapat pesanan puluhan mobil dari para rektor dan kepala rumah sakit
Muhammadiyah, antara lain Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memesan 10
unit mobil, Universitas Purworejo memesan 10 unit mobil, Universitas
Muhammadiyah Jember memesan lima unit mobil, STIE Ahmad Dahlan memesan
tiga unit mobil, PKU Surakarta dan PKU Yogyakarta masing-masing memesan
satu unit mobil ambulan.
Tercatat sejumlah 89 unit kendaraan yang telah dipesan
perwakilan institusi yang hadir, termasuk Pimpinan Pusat Muhammadiyah
memesan sekitar 24 unit kendaraan.
Untuk mobil operasional Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din khusus
memesan mobil Esemka Sang Surya bertipe SUV warna hitam dengan harga
Rp196,2 juta.
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yang
datang ke SMK Muhammadiyah 2 Borobudur sehari setelah peluncuran mobil
Esemka Sang Surya tersebut juga langsung tertarik dengan mobil SUV
warna hitam yang telah dibeli oleh Din Syamsudin.
Menneg BUMN menawar dengan harga lebih tinggi, yakni Rp250 juta.
Dahlan begitu bersemangat saat melihat ruang produksi dan bengkel SMK
Muhammadiyah 2 Borobudur yang sedang melakukan pengerjaan pemesanan bus
panggung.
“Pembuatan mobil ini sebagai sarana pendidikan dan pembelajaran.
Jangan diemosionalkan produk dan sebuah industri, nanti tidak
proporsional. Sebenarnya anak-anak SMK sangat terampil. Namun, mobil
nasional jangan terlebih dahulu dijadikan nilai komersil. Nanti kalau
sudah sangat terampil baru dipersilakan,” katanya.
Menurut dia, struktur masyarakat Indonesia perlu diubah.
Sekarang ini, persentase yang bergerak di bidang teknik terlalu rendah.
Padahal di negara-negara maju struktur masyarakatnya persentase
yang bergerak di bidang teknik bisa sampai 25 persen, sedangkan di
Indonesia baru sekitar 12 hingga 15 persen.
Ia mengatakan, langkah pemerintah melalui Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan untuk mengembangkan program seperti ini mampu membuat
daya tarik dan keterampilan bidang teknik yang luar biasa bagi
masyarakat.(H018)
Pages
Blogger news
Blogroll
Blogger templates
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
MAJLIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENGAH SMK MUHAMMADIYAH 2 BOROBUDUR Kabupaten Magelang Alamat:jL. Syailendra Raya Borobudur Telp./Fax(02...
-
PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN 2013/2014 MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENGAH SMK MUHAMMADIYAH 2 BOROBUDUR K...
-
1. Kegiatan Praktik Siswa 2. Hasil Perakitan Siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur
-
Cara Menteri BUMN Dahlan Iskan menguji Esemka beda dengan pejabat-pejabat lain. Kenapa? Dahlan menjajal mobil Esemka seperti tengah ber-...
-
Bagi yang berminat ya.... Dalam rangka meningkatkan mutu dan profesionalitas guru khususnya guru SMK, Direktorat Pembinaan Pendidik dan ...
-
Magelang ( ANTARA News ) – Mobil warna putih belum bernomor polisi yang dikemudikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin...
-
Disampaikan kepada Alumni Siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur bahwa : 1. PT. New Armada 2. PT. Trisakti membutuhkan alumni SMK Muhammadiy...
-
Bapak Yitno, BE, S.Pd menyerahkan penghargaan kepada siswa-siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur yang berprestasi Selamat bagi siswa-siswa y...
-
Magelang, Seruu.com – Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsudin ikut mempromosikan mobil Esemka kepada pimpinan perguruan tinggi ...
-
Brosur SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Pendaftaran dibuka via email kami : smk2borobudur@gmail.com
Footer Teks
Pengikut
About Me
Cari Blog Ini
Senin, 21 Mei 2012
“Sang Surya” embrio mobil nasional
Diposting oleh
YITNO,BE,S.P.d.
di
21.24
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar